4 Jenis Keputusan Kelulusan yang Wajib Kamu Ketahui
Masih ingatkan 5 tipe mahasiswa di tulisan sebelumnya. Sebenarnya masih banyak yang lainnya. Namun sekarang penulis mau lanjut terkait keputusan si mahasiswa/i dalam mengakhiri masa perkuliahan itu / mengakhiri status mahasiswanya.
Dimanapun kita berada terdapat berbagai permasalahan dan tekanan yang dihadapi, mulai dari keluarga, teman, bos, rekan kerja atau bahkan orang - orang yang tak cukup mengenali kita. Tekanan tersebut juga ikut mempengaruhi perjalanan seorang dalam mengambil keputusan termasuk seorang mahasiswa di bangku perkulihannya. Ada mereka yang menjadi orang yang sangat tekun bahkan sebaliknya, membuat mereka menjadi orang yang sangat tidak peduli. Dalam menyelesaikan tugas akhir sebagai seorang mahasiswa terdapat berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam proses itu, mulai dari sulit menemukan judul, sulit menentukan jadwal bimbingan, terkendala dalam penelitian, atau sumber referensi yang tidak kunjung ditemukan, dosen yang tidak bisa ditemui. Tidak memiliki alat penunjang penulisan tugas akhir, kendala keuangan. Atau bahkan ada tanggung jawab lain, mendapat tawaran pekerjaan, disibukkan dengan hal - hal lain di luar perkuliahan. Maka dari itu Menurut saya terdapat 4 jenis keputusan yang diambil mahasiswa akibat kondisi yang dihadapi:
Lulus Nanti Aja
Sukarela Menunda Karena Ada Apanya
Lulus Segera
Enjoy dalam Berbagai Kondisi
Tipe ini sering dialami oleh orang – orang yang hatinya tidak seutuhnya di dunia perkuliahan. Bisa saja karena memiliki keuangan yang memadai, kuliah bukan keingin sendiri, mencintai dunia lain diluar sana.
Pernah dengar kalimat ini “Lulus tepat waktu dan lulus di waktu yang tepat”?
“Lulus tepat waktu dan lulus di waktu yang tepat” merupakan sebuah kalimat yang sering sekali di gaungkan kalangan mahasiswa tentang standar kelulusan. Lulus tepat waktu menurutku ialah lulus sesuai waktu yang seharusnya. Lulus di waktu yang tepat ialah mereka yang meresa ingin lulus jika tujuannya sudah tercapai, mereka yang lulus melibihi waktu yang seharusnya, atau kurang dari waktu yang seharusnya. Atau bahkan di luluskan secara paksa karena melebihi batas toleransi.
“Beda prinsip dalam menyelesaikan perkuliahan itu sangat biasa, namun janganlah menjadi benalu terhadap keputusan orang lain. Karena kamu tidak tau hal besar apa yang telah dia korbankan untuk sampai pada titik itu. Berhentilah untuk menyatakan bahwa pilihanmu yang terbaik dan menghantui orang lain dengan pertanyaan – pertanyaan yang tidak semestinya.”
Lalu bagaimana dengan kamu yang saat ini tengah berjuang? Jangan khawatir, setiap orang memiliki kadar masa sulit yang berbeda – beda. Mungkin kamu bagian dari orang – orang yang “lulus di waktu yang tepat”.
Apapun kondisi yang dilalui dimasa perkuliahan jangan saling hujat bahkan menghukum orang lain dengan kata – kata yang tidak menyenangkan, Jadilah versi terbaik menurut versi diri masing – masing.
Bagi teman – teman yang akan menginjak bangku perkuliahan mulailah untuk menyusun rencana kedepannya. Bagi yang sedang berjuang, bersemangatlah supaya bisa berjalan dengan benar. Dan bagi yang sudah lulus semoga mencapai tujuan berikutnya.
